Putusan PTUN Jakarta yang Tidak Menerima Gugatan Kelompok KLB Merupakan Kemenangan bagi Demokrasi

- Kamis, 25 November 2021 | 10:04 WIB
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) /youtube.com/dudih yudiswara
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) /youtube.com/dudih yudiswara

 

 

HaiBandung - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang tidak menerima gugatan kelompok kongres luar biasa (KLB) merupakan kemenangan bagi demokrasi.

"Bagi kami, keputusan hukum ini memberi pesan hangat bagi demokrasi kita sebagai tanda kemenangan bagi rakyat," ujar AHY lewat rekaman video yang disiarkan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu 24 November 2021.

Menurut dia, putusan majelis hakim PTUN Jakarta memperkuat putusan Mahkamah Agung yang tidak menerima uji materiil AD/ART Partai Demokrat.

"Keputusan PTUN ini telah mengonfirmasi keyakinan kita. Sebab jika mengikuti alur logika hukum yang disampaikan oleh putusan Mahkamah Agung, makalegal standingdalam materi gugatan KSP (pimpinan) Moeldoko di PTUN menjadi semakin tidak relevan," tutur AHY.

Dalam kesempatan yang sama, AHY turut menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang turut berperan menjaga demokrasi di Indonesia.

"Apresiasi itu kami sampaikan kepada para hakim di Mahkamah Agung, jajaran PTUN DKI Jakarta, jajaran Kementerian Polhukam dan Kemenkumham, Tim Hukum Partai Demokrat, para pegiat, aktivis dan pejuang demokrasi, para akademisi, pakar hukum," sebut AHY.

Majelis hakim PTUN Jakarta tidak menerima gugatan kelompok KLB yang meminta majelis hakim mengesahkan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai ketua umum (ketum) Partai Demokrat.

Majelis hakim PTUN Jakarta lewat keputusannya di Jakarta, Selasa 23 November 2021, menyampaikan pihaknya tidak berwenang mengadili gugatan KLB karena itu urusan internal partai politik.

Halaman:

Editor: Dudih Yudiswara

Sumber: Antaranews.com

Tags

Terkini

Terpopuler

X