• Minggu, 27 November 2022

Karier Pelaku KDRT Tamat, KPI Tegas Sebarkan Imbauan Ini ke Lembaga Penyiaran Televisi dan Radio

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 19:39 WIB
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Nuning Rodiyah tegas mengimbau agar lembaga penyiaran tak memberi ruang siar kepada para pelaku KDRT. (Kolase)
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Nuning Rodiyah tegas mengimbau agar lembaga penyiaran tak memberi ruang siar kepada para pelaku KDRT. (Kolase)

HaiBandung- Tamatlah karier publik figur pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta dengan tegas agar figur publik pelaku KDRT tak diberi ruang oleh lembaga penyiaran untuk mengisi semua program siaran, baik televisi maupun radio.

KPI menilai, kemunculan para figur publik pelaku KDRT di lembaga penyiaran, akan memiliki dampak negatif terhadap usaha penghapusan KDRT di Indonesia.

Pernyataan agar publik figur pelaku KDRT tak diberi ruang di lembaga penyiaran disampaikan oleh Komisoner KPI Nuning Rodiyah di kantor KPI Pusat.

“Segala bentuk kekerasan, terutama KDRT, merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia,” ujar Nuning Rodiyah dikutip HaiBandung dari laman kpi.go.id, Sabtu 1 Oktober 2022.

Baca Juga: Harga Pertamax Turun Hari Ini, Pihak Pertamina Jelaskan Alasannya

Nuning mengatakan, KPI akan segera berkomunikasi intensif dengan lembaga penyiaran, khususnya penanggung jawab program siaran, untuk lebih mengambil posisi yang tegas terhadap isu-isu KDRT.

Harapannya, sikap tegas dari lembaga penyiaran ini, dapat memberikan edukasi positif kepada publik dalam menyikapi kasus-kasus kekerasan, baik itu KDRT ataupun diskriminasi lain.

Baca Juga: Lesti Kejora Masih Dirawat di RS Bunda, Muncul Unggahan Foto Perempuan Tergolek Lemas dengan Selang Pernapasan

Halaman:

Editor: Lalan Tresna

Sumber: KPI.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X