• Jumat, 12 Agustus 2022

Pemulihan Ekonomi Nasional Dongkrak Penyaluran Kredit Sektor Perumahan

- Sabtu, 23 April 2022 | 00:52 WIB
Paparan Kinerja Keuangan Bank BTN Kuartal 1-2022, Jumat 22 April 2022. /dok. bankbtn
Paparan Kinerja Keuangan Bank BTN Kuartal 1-2022, Jumat 22 April 2022. /dok. bankbtn

HaiBandung - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Haru Koesmahargyo menyatakan, keberhasilan pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional telah berdampak positif terhadap penyaluran kredit termasuk ke sektor perumahan.

Sepanjang Januari-Maret 2022, bank plat merah ini berhasil menyalurkan kredit Rp 277,13 triliun, meningkat 6,04 persen dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp 261,34 triliun.

"Penyaluran kredit perumahan masih mendominasi total kredit perseroan pada kuartal 1-2022. Adapun kredit perumahan yang disalurkan Bank BTN hingga akhir Maret 2022 mencapai Rp 248,57 triliun," kata Haru Koesmahargyo dalam Paparan Kinerja Keuangan Bank BTN Kuartal 1-2022, Jumat 22 April 2022.

Baca Juga: Chandrika Chika Bungkam Saat Datang untuk Penuhi Pemeriksaan di Polres Metro Jaksel

Dari jumlah tersebut kata Haru, KPR Subsidi pada kuartal I/2022 masih mendominasi dengan nilai sebesar Rp 134,04 triliun atau tumbuh 9,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 122,96 triliun.

Sedangkan KPR Non Subsidi tumbuh 5,16 persen menjadi Rp 84,28 triliun pada kuartal I-2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 80,14 triliun.

"Kami memacu kredit dengan sangat memperhatikan prinsip kehati-hatian. Maka itu, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) kami terus membaik. NPL Gross di level 3,6 persen, lebih rendah dari sebelumnya di level 4,25 persen, Sedangkan NPL Nett sebesar 1,28 persen, turun dari posisi 1,94 persen," kata Haru.

Baca Juga: Exit Tol Gedebage Km 149 Kota Bandung Diujicoba Menjelang Lebaran Tahun Ini

Kenaikan kredit juga berdampak pada pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang tumbuh 28,81 persen pada kuartal 1-2022 menjadi Rp 3,57 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,77 triliun.

Lonjakan NII tersebut membuat rasio net interest margin (NIM) Bank BTN juga mengalami kenaikan dari 3,31 persen pada akhir Maret 2021 menjadi 4,29 persen di kuartal I-2022.

Halaman:

Editor: Cepi Jr.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X