• Jumat, 12 Agustus 2022

Korban Tewas Akibat Tanah Longsor dan Banjir di Filipina Bertambah Jadi 148 Orang

- Sabtu, 16 April 2022 | 02:16 WIB
Puing-puing rumah dan lainnya berserakan di sepanjang Provinsi Leyte pantai akibat banjir dan longsor. /dok. AFP
Puing-puing rumah dan lainnya berserakan di sepanjang Provinsi Leyte pantai akibat banjir dan longsor. /dok. AFP

HaiBandung - Musiban banjir dan longsor yang menerjang wilayah Filipina yang dipicu oleh badai tropis Megi sejauh ini telah menewaskan 148 orang.

Sebagian besar korban tewas banyak ditemukan di sejumlah desa yang tertutup lumpur.

Dilansir AFP, Jumat 15 April 2022 puluhan orang masih dilaporkan hilang dan dikhawatirkan tewas setelah badai terkuat yang melanda negara kepulauan itu.

Baca Juga: Sebuah Rumah di Kawasan Dago Resort Desa Ciburial Bandung Hangus Terbakar

Badai itu pun memaksa puluhan ribu warga mengungsi ke pusat-pusat evakuasi.

Tengah Leyte merupakan provinsi yang paling parah terkena dampak badai tropis Megi.

Tanah longsor yang menghancurkan komunitas pertanian dan nelayan, memusnahkan rumah-rumah dan mengubah lanskap.

Baca Juga: Truk Muatan Tabung Gas Isi Melintang di Tengah Jalan Setelah Terguling di Jalanan Subang

Wilayah rawan bencana secara teratur dirusak oleh badai, termasuk hantaman langsung dari Topan Super Haiyan pada 2013.

Para ilmuwan memperingatkan mereka menjadi lebih kuat, saat dunia menjadi lebih hangat karena perubahan iklim.

Halaman:

Editor: Cepi Jr.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X