• Selasa, 28 Juni 2022

Selama 13 Tahun, Pria Maroko Telah Memperkosa Lebih dari 1.500 Wanita

- Minggu, 3 April 2022 | 14:50 WIB
Ilustrasi pemerkosaan./youtube.com/dudih yudiswara
Ilustrasi pemerkosaan./youtube.com/dudih yudiswara

 

HaiBandung - Memperkosa lebih dari 1.500 wanita, pria Maroko bernama Mohamed Mustapha Tabet dijatuhi hukuman mati.

Akibat perbuatannya memperkosa berantai, Mohamed Mustapha Tabet mencatatkan dirinya paling terkenal dalam sejarah gelap Maroko.

Mohamed Mustapha Tabet dijatuhi hukuman mati pada Maret 1993 oleh pengadilan di Casablanca.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Pemusatan Latihan dan Uji Coba di Australia, Dijadwalkan Juni 2022

Mohamed Mustapha Tabet divonis telah menyalahgunakan kekuasaannya sebagai komisaris polisi.

Dilansir dari Morocco World News, Ramadan 1993 menjadi periode paling gelap dalam sejarah Maroko.

Tahun itu ditandai dengan pengadilan pertama bagi seorang pemerkosa berantai di negeri itu.

Baca Juga: Aleix Espargaro Raih Pole Position pada MotoGP Argentina 2022, Pertama bagi Aprilia

Mohamed Mustapha Tabet menculik serta memperkosa lebih dari 1.500 wanita selama tiga belas tahun.

Halaman:

Editor: Dudih Yudiswara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X