• Selasa, 28 Juni 2022

Menko Polhukam: Pemerintah Fokus Persiapkan Pelaksanaan Pemilu 2024

- Senin, 21 Maret 2022 | 20:37 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD/youtube.com/dudih yudiswara
Menko Polhukam Mahfud MD/youtube.com/dudih yudiswara

 

HalBandung - Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah tetap fokus mempersiapkan pada pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 2024.

"Jadi, pemerintah tetap menyiapkan jadwal 2024 untuk pemilu presiden dan wapres RI, serta legislatif, dan pilkada serentak. Urusan parpol di DPR silakan. Kami akan bekerja secara profesional sesuai tugas dan fungsinya," kata Mahfud MD, Minggu 20 Maret 2022.

Terkait dengan adanya diskusi yang muncul di partai politik, DPR, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan organisasi masyarakat (ormas), menurut Mahfud, adalah hal yang lumrah.

"Bahwa partai politik, DPR, LSM, ormas, mau mendiskusikan hal itu, diskusikan saja. Silakan diskusi, apa hasilnya itu urusan politik. Akan tetapi, bagi pemerintah, sekarang sudah menyiapkan. Pada tahun 2024 ada pemilu presiden dan wakil presiden RI, legislatif, dan pilkada serentak. Itu kami siapkan," kata Mahfud MD.

Pada kesempatan yang sama, Mahfud MD juga menjelaskan terkait dengan beredarnya rencana pembahasan penundaan pemilu yang rencana penyelenggaraannya di Balikpapan, Senin 28 Maret 2022.

"Kemarin ada berita di Balikpapan, katanya Kemenko Polhukam undang Bawaslu, KPU untuk mendiskusikan isu penundaan pemilu. Ya, itu kami batalkan karena itu akan menimbulkan isu liar seakan-akan pemerintah mengagendakan. Padahal sebenarnya pemerintah mau menjelaskan kepada masyarakat bahwa agenda pemerintah tetap," kata Menko Polhukam.

Mahfud MD mengatakan bahwa di dalam negara demokrasi, masyarakat memiliki kebebasan dalam memberikan pendapat.

Berbeda saat zaman Orde Baru, partai politik dan LSM tidak boleh bicara.

"Ini negara demokrasi, dahulu zaman Orde Baru 'kan partai politik tidak boleh bicara, LSM juga tidak boleh bicara, pokoknya dahulu semua ditegur. Sekarang bicaralah," ujarnya.

Halaman:

Editor: Dudih Yudiswara

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X