PDIP Dinilai Hanya Butuh Suara Sunda! Ini Kata Raja LAK Galuh Pakuan Soal Arteria Dahlan

- Rabu, 19 Januari 2022 | 12:02 WIB
Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB (foto istimewa)
Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB (foto istimewa)

HaiBandung – Pernyataan Arteria Dahlan menyebabkan partai tempat ia bernaung, PDI Perjuangan (PDIP) disorot, sebagai partai yang tidak paham Bhineka Tunggal Ika.

Hal itu misalnya disampaikan tokoh Sunda sekaligus Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi SB, dalam pernyataannya di Subang, Jawa Barat.

"PDI Perjuangan hanya butuh suara kami, Bangsa Sunda saat pemilu saja. Tapi mereka tak mau menghormati kebhinekaan bangsanya," ucap Evi Rabu 19 Januari 2022 sebagaimana ditulis sebuah sumber.

Baca Juga: Dugaan Pungli Yang Dilakukan Kepsek dan Wakasek SMA Negeri di Bandung, Ditangani Inspektorat

Menurut Evi, Arteria Dahlan mestinya mendalami  UUD 1945, terutama pasal 32 ayat 2.

Di sana, katanya, jelas, ada catatan penting mengenai bahasa daerah, bahwa Bahasa Daerah itu dilindungi pasal 32 ayat 2 UUD 1945.

“Coba itu politisi suruh baca kembali," ujarnya.

Baca Juga: Keluarga Laura Anna Mengharapkan Gaga Muhammad Dihukum Maksimal dan Setimpal, Jelang Sidang Putusan

Sebagaimana diketahui ayat 1 Pasal 32 UUD 1945 menyatakan bawa  “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia, dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara, dan mengembangkan nilai-nilai budayanya".

Halaman:

Editor: Sutarwan Dicka

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X