Tahun Ini, Dinas Perkimtan Sumedang Akan Perbaiki 2.559 Unit Rutilahu

- Selasa, 18 Januari 2022 | 19:51 WIB
Sejumlah pejabat dan staf Dinas Perkimtan Kab. Sumedang tinjau hasil perbaikan Rutilahu di Desa/Kecamatan Cimanggung  belum lama ini. (Hadadi/HaiBandung)
Sejumlah pejabat dan staf Dinas Perkimtan Kab. Sumedang tinjau hasil perbaikan Rutilahu di Desa/Kecamatan Cimanggung belum lama ini. (Hadadi/HaiBandung)

HaiBandung -  Selama tahun 2021, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Sumedang, telah merealisasikan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) sebanyak 2.711 unit.

Menurut Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perkimtan Kab. Sumedang Egi Powi Proyegi, Selasa, 18 Januari 2022, perbaikan rutilahu sebanyak itu, dibiayai dari anggaran Banprov (bantuan provinsi) sebanyak 2.540 unit, dari DAK (Dana Alokasi Khusus) Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) 52 unit dan dari Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) Kabupaten 119 unit.

"Khusus untuk bantuan dari pemrov, ada penambahan di akhir tahun. Dari semula kami mendapat kuota 2.020 unit rumah, kini menjadi 2.540 unit. Jadi ada tambahan sebanyak 520 unit," kata Egi.

Baca Juga: Polres Sumedang Tengah Selidiki Penyebab Longsor Ciherang, Ada Apa Ya?

Ia mengatakan, dalam pelaksanakan kegiatan di lapangan, dinas bekerja sama dengan pemerintah desa dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) agar tepat sasaran. Hal itu, dengan menyurvei rumah warga yang berhak mendapatkan bantuan.

Ada pun persyaratan bagi calon penerima manfaat, lanjutnya, di antaranya WNI berkeluarga yang memiliki atau menguasai tanah dengan dasar hukum, rumahnya tidak layak huni dan milik satu-satunya.

Selain itu, belum mendapat bantuan serupa, penghasilan maksimal sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP). "Termasuk, warga kategori DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan bersedia berswadaya," ujarnya.

Baca Juga: Sah! Kerajaan Sumedang Larang Pewaris Tahta dan Penerus Kerajaan Pajajaran

Lebih jauh Egi menyebutkan, program bantuan perbaikan rutilahu tersebut, tersebar di seluruh kecamatan dan desa di Kab. Sumedang senilai Rp 17,5 juta per unit.

Halaman:

Editor: Hadadi

Tags

Terkini

Terpopuler

X