• Kamis, 20 Januari 2022

China Kembali Mengunci Satu Kota untuk Hindari Omicron, Jutaan Orang Tidak Boleh Keluar

- Rabu, 12 Januari 2022 | 11:15 WIB
Ilustrasi virus Covid-19 Omicron. /dok. freepik
Ilustrasi virus Covid-19 Omicron. /dok. freepik

HaiBandung China kembali mengunci kotanya untuk menghindari penyebaran virus corona varian Omicron. Hal ini meningkatkan jumlah orang yang terkena dampak penutupan, menjadi 20 juta

Kota ketiga di China yang penduduknya dikunci karena wabah COVID-19 adalah Anyang.

Penguncian Anyang,  kota berpenduduk  5,5 juta orang, diumumkan Senin malam setelah dua kasus varian Omicron dilaporkan. Warga tidak diperbolehkan keluar, dan toko-toko diperintahkan tutup kecuali yang menjual kebutuhan.

Baca Juga: Wheein MAMAMOO Segera Mengguncang Dunia Musik dengan Rilisan Baru 'WHEE'

Penutupan serupa, sebelumnya dilakukan untuk kota Xi’an yang berpenduduk 13 juta orang ( dilakukan selama tiga minggu), dan Yuzhou, kota berpenduduk 1,1 juta selama lebih dari seminggu.

Tidak dijelaskan berapa lama penguncian Anyang akan berlangsung.

Otoritas China baru mengatakan, penguncian dilakukan sebagai langkah untuk memfasilitasi pengujian massal penduduk, yang merupakan prosedur standar dalam strategi China untuk mengidentifikasi dan mengisolasi orang yang terinfeksi secepat mungkin.

Baca Juga: Rambut Alona Kravchenko Sepanjang 1,95 Meter, Pria Dilaporkan Banyak yang Tergila-gila

Kasus  Omicron kota Anyang menurut media setempat, diyakini terkait dengan dua kasus lain yang ditemukan Sabtu lalu di Tianjin. Tampaknya ini pertama kalinya Omicron menyebar di daratan China melalui orang-orang yang datang dari luar negeri dan kontak langsung mereka.

Halaman:

Editor: Sutarwan Dicka

Sumber: AP News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X